Senin, 14 September 2015

Welcome Pulau Pinang! Asiknya Keliling Penang satu hari


Alhamdulillah tak terasa 8 jam perjalanan sudah kami lalui, tepatnya tanggal 14 September pukul 03:40 pagi kami tiba di Butterworth Penang. 

Tujuan kami sebenarnya bukan penang seutuhnya tetapi pulau pinang yaitu Georgetown. Setibanya di depan pelabuhan ternyata loket tersebut belum buka. Loket dibuka pada pukul 05:00 pagi. 

Berhubung kami masih memiliki waktu yang banyak akhirnya kami mengisi amunisi terlebih dahulu, maklum untuk urusan perut tidak dapat di tunda-tunda ๐Ÿ˜†

Setelah sekian lama kami menunggu akhirnya loket pun dibuka.. Untuk menaiki ferry kita akan dikenakan biaya sebesar 1,20 RM. Bagi kalian yang tidak memiliki uang recehan tidak perlu khawatir karena di loket tersebut menyedikan tukaran, jadi sangat membantu ya ☺

menunggu antrian setibanya di Jetty claw Georgetown


Welcome Georgetown

Hanya berselang 30 menit menyebrang, kami telah tiba di Jetty Claw. Sambil berjalan menelusuri Jetty Claw ini, gw langsung cek itinerary the flash yang sudah gw buat sebelumnya.. dan ternyata tujuan pertama kami adalah Penang Hill. 

Berhubung Jetty claw ini sudah terintegrasi langsunh dengan terminal bus jadi kami tidak perlu repot jauh-jauh berjalan.

Untuk mencapai Penang Hill ini, kita bisa menaiki Bus Rapid no. 204, bus ini juga akan melewati tempat wisata lainnya seperti Kek Lok Si Temple .
Oh ya.. cukup dengan membayar 2.40 RM saja dengan memakan waktu 40 menit kami sampai di Penang Hill.๐Ÿ˜†

Tulisan Bukit Bendera terpampang cukup jelas dn besar didepan mata kami, menandakan bahwa kami sudah sampai di tujuan.. Alhamdulillah! 

Ternyata kami adalah pengunjung pertama di Penang Hill ini. Loket saja belum buka, petugas pun masih bersiap-siap. Menunggu sekitar 30 menit sangat berguna bagi kami karena kami memanfaatkannya dengan "membersihkan diri" terlebih dahulu, dengan mengganti pakaian.. maklumlah karena sebelumnya kami belum bertemu dengan penginapan ๐Ÿ˜„

Saat kami selesai melakukan aksi "bersih-bersih" loket pun sudah buka, pas bangetkan..๐Ÿ˜‰ 
Jadi ngga perlu menunggu lama kami langsung beli ticket masuk seharga 30RM (return) untuk foreign.

berkabut (antara masih pagi banget ditambah kabut kiriman dari negara kita tercinta)

Setelah kami memiliki ticket masuk tidak lama pengunjung lain pun berdatangan banyak sekali rombongan anak sekolah datang kesini. 
Ngomong-ngomong untuk mencapai puncak Penang Hill ini kami akan menggunakan train yang sudah disediakanTrain ini train tercantik yang pernah saya naiki.

Jujur sebenarnya ini bukan kunjungan pertama saya ke Penang Hill, ini ketiga kali nya saya berkunjung. Berhubung tempat ini sudah membuat si krucil sangat penasaran, jadi terpaksa tempat ini gw pilih lagi sebagai destination liburan kali ini.

Sesampai di atas mereka sangat sibuk berfoto-foto ria... ๐Ÿ˜Ž
Sedangkan Gw.. cukup menjaga tas mereka aja maklum gw kan kakak sayang adek ๐Ÿ˜œ

entah kenapa dinamakan Bukit Bendera?


Sudah 2 Jam kami menghabiskan waktu di Penang Hill kami pun melanjutkan tujuan berikutnya.. Kek Lok Si Temple! 

Untuk menuju Kek Lok Si Temple dapat menaiki Bus Rapid yang sama. Setelah itu kami turun di pertigaan Pasar tidak jauh dari Penang Hill sayangnya tidak ada informasi nama pemberhentian tersebut.

Cukup jalan sekitar 20 menit dari pemberhentian bus yang gw maksud tadi.. kami sampai di Kek Lok Si Temple dengan keringat yang bercucuran ๐Ÿ˜ƒ
Bukan karena kami di kejar-kejar gukguk ya keringat kami bercucuran tetapi karena rute yang menanjak ditambah lagi daypack yang kami bawa...
Lngsung deh berasa langsing seketika *ngarep.com ๐Ÿ˜Ž

Kek Lok Si Temple


Cukup 1:30 jam kami berkeliling, kami pun akhirnya melanjutkan perjalanan berikutnya. Lihat itinerary ternyata masih ada beberapa tempat yang mesti gw dan si Krucil mesti kunjungi antara lain street art Lebuh Chulia-Armenian, Penang Trick Eyes Muzeum dan Gurney center pusat jajanan pulau pinang hahaha..

Omg... apakah kami sampai ke tempat yang sudah kami rencanakan? Haha
Gw sih hanya berharap selebihnya Allah.SWT yang menentukan.. nothing to lose ๐Ÿ˜Š

Kalau pun gagal mengunjungi tempat-tempat yang sudah kami tentukan artinya akan ada waktu dilain hari ๐Ÿ˜Š Selain itu kami juga memang tidak berencana untuk menginap disini ๐Ÿ˜ƒ

Dari Kek Lok Si Temple tujuan berikutnya adalah tempat kekinian yang sedang populer di Georgetown. Street art Lebuh Chulia dan Armenian. Dengan seribu langkah dan tenaga kuda akhirnya kami sampai.

salah satu yang menarik di Chulia
yang paling terkenal di Armenian


Bukan hanya jalan yang di gambar-gambar bagus seperti di atas.. tetapi banyak sekali toko souvenir yang berjejer. Selain itu untuk masalah perut ngga perlu khawatir karena banyak sekali cafe-cafe unik disini. Mau minum ice cream kelapa khas Penang misalnya kita ngga perlu jauh-jauh ke kampung nelayan yang ada disekitar Claw Jetty. Tetapi jika memang kita memiliki banyak waktu sebaiknya berkunjunglah ke tempat asal ice cream kelapa tersebut ๐Ÿ˜€



Setelah asikkk mengumpulkan foto-foto ala photografer kami melanjutkan perjalanan ke Komtar untuk mencari ticket bus untuk salah satu destination kota lainnya di Malaysia. Dengan terburu buru kami menggunakan Rute the flash untung saja Komtar tidak jauh dari Armenian.

Sekedar informasi Komtar ini adalah Mall yang terhubung dengan Terminal bus antar propinsi dan negara. Memang banyak sekali bangunan yang terintegrasi disini. Beda sekali dengan di Indonesia☺ atau saya saja yang belum menemukan ini di negara kita.

Ticket bus akhirnya sudah ditangan dengan harga 45RM untuk satu orang, daypack kami pun sudah kami titipkan di agen Bis.
Maka kami bisa melanjutkan perjalanan yang sedikit tertunda ini. 

Karena berhubung tadi kami sudah sangat terburu-buru dan menguras tenaga yang cukup besar akhirnya cacing-cacing yang ada di perut kami melakukan demo besar-besaran. ๐Ÿ˜ƒUntung saja dari depan komtar ada sebuah warung makan, dari kejauhan menu yang disediakan sepertinya tidak asing lagi dimata dan telinga kami. Sampai di warung makan tersebut benar saja pemilik warung makan ini orang Indonesia. 

Insha allah menu yang disediakan Halal toyiban tanpa ragu-ragu kami melahap menu yang sudah kami ambil sesuai selera kami. Perut kenyang, otak sudah mulai bisa berpikir kembali dan darah dikaki mulai mengalir dengan sempurna maka kami lanjutkan kembali perjalanan berikutnya.

Jalan kembali ke Komtar tunggu sebentar Bus Rapid No. 201 yang kami tunggu pun muncul segera kami menaiki bus tersebut tidak lama hanya sekitar 15 menit kami turun didepan halte City Hall Georgetown yang berada persis disebelah kiri dan bersebelahan dengan SIGI University. 

Ya tujuan kami tidak lain adalah Penang Trick eyes museum.. berhubung waktu yang kami miliki hanya sekitar 30 Menit saja sebelum museum tersebut tutup, kami pun berlarian dan segera masuk ke tempat tersebut. Dengan membayar seharga 15RM kami bisa menikmati indahnya Art 3D yang ada disana.





Oh ya.. tempat wisata ini buka dari pukul 09:00-17:00 saja loh jadi kalau ingin menikmati tempat ini tanpa terburu-buru sebaiknya pagi hari sudah sampai disini. 
Kebetulan sih waktu kami disana tempat ini tidak cukup ramai dengan wisatawan lainnya jadi kami bisa mengexpresikan diri sepuasnya. kebetulan lagi kami didampingi oleh petugas Penang Trick Eyes museum ini dan hasilnya foto-foto kami seperti benar-benar nyata.. Thanks ya bro!

Tuntas misi kami di Penang Trick eyes museum ini kami langsung menuju tempat terakhir yaitu Toko oleh-oleh Coffee tree yang menyediakan kopi-kopi khas penang. yang paling saya suka adalah Penang White Coffee Original milik Coffee tree. Jadi jika kamu berkunjung kesini sebaiknya jangan lupa untuk membeli oleh-oleh ini.. recomended banget pokoknya..! *sumpah ngga iklan koq.. haha

Lokasi tempat yang saya tuju berada di Gurney memang cukup jauh dari Georgetown sekitar 45 Menit berkendara. Dari halte City hall kami memberhentikan bus Rapid No. 303. 
Setelah mencari toko oleh-oleh ini dan setelah sampai disana ternyata saya sangat kecewa karena toko tersebut sudah tutup.
salah prediksi sih gw... hiks.. hiks!

Untung saja kami tidak kehabisan akal, kebetulan lagi kami masih memiliki banyak waktu sebelum kami meninggalkan kota ini untuk berpindah ke kota lain.

Yup...Gurney Hawcker Center pusat jajanan terbesar di pulau ini..cukup menarik kan! Gurney Hawcker Center ini berada tidak jauh dari toko Coffee Tree sampai disana benar saja mata kami dimanjakan dengan berbagai makanan khas penang ..Hmm.. semua mau kami makan rasanya haha๐Ÿ˜†

Akhirnya kami mampir disalah satu kedai, untuk menikmati ice teh tarik penang maklum haus banget karena sudah berjalan dan berlarian seharian haha ๐Ÿ˜„
setelah tenggorokan lega kami menikmati Rojak Pasembur.. (Rojak=Rujak untuk bahasa Indonesia) 

Rojak ini sangat berbeda dengan yang ada di indonesia, Rojak yang terdiri dari olahan seafood seperti sosis seafood ditambah dengan mentimun dan kacang sangrai setelah itu disiram dengan Saos Khas nya..
Kira-kira seperti inilah hasil penampakan Rojak Pasembur khas penang ini.. *Cekidot!



Perut sudah kenyang kami pun kembali ke Komtar. Karena bus kami akan segera tiba untuk membawa kami menjelajahi tempat yang indah lainnya di negara ini. Sekitar 30 Menit menunggu setibanya di Komtar, bus kami pun akhirnya datang.. 

Ya.. alhamdulillah bus yang kami tumpangi ini sangat nyaman untuk berisitrahat. Tepat pada pukul 21:30 bus kami melaju dengan cepat.. 

Terima kasih Georgetown sudah membuat kami mengukir cerita indah selama perjalanan ini. semoga ditahun-tahun berikutnya kami dapat mengunjungi ke kota ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar