Sabtu, 12 September 2015

Liburan pertama keluar negeri.. Singapore!! I'm coming

Haiiiii semua.... udah lama ya gw ngga corat coret blog ini, seharusnya tulisan ini sudah selesai dan bisa dibaca tapi berhubung gw sibuk jadi baru sekarang deh blog ini pantas dibaca hahaha *gaya ceritanya πŸ˜‰

Beberapa bulan yang lalu gw dan adek gw berlibur ke negara tetangga. Itu.. tuh yang punya patung singa sambil muntahin air haha...
Yup patung Merlion namanya patung yang berada persis di Esplanade sekitar muteran Marina *semoga ngga terlalu latepost binggo.. Aamiin :P

Tepatnya dibulan September, ceritanya bulan tersebut bulan yang sakral buat hidup gw. ngga usah dibahas ya kenapa bulan september itu jadi bulan sakral next time deh bahasnya ngga apa-apa yaπŸ˜†

Saat lima bulan terakhir sebelum bulan sakral itu gw mencari tempat mana yang bisa gw jadikan sebagai tempat "pelarian" yang pas, pelarian yang dimaksud bukan kabur loh ya haha

Sambil searching tiket pastinya, akhirnya gw memantapkan diri, pelarian gw saat ini untuk ke negara tetangga aja ngga jauh-jauh dan gw ingin pelarian ini ditemani dengan keluarga tercinta.. bingungkan kalian ini pelarian atau gimana? Sama saya juga πŸ˜‚
Ya sebenarnya sih gw mau quality time sama si krucil MtoM adek bungsu gw, kebetulan juga mereka belum pernah merasakan backpacker ke luar negeri jadi ini saat yang pas menurut gw.

Setelah mendapatkan tanggal dan harga ticket yang pas (sayang ngga dapat harga promosi..Tetap ya harga promosi yang diharapkan hihi) akhirnya kami langsung membookingnya takut harga semakin mahal dan rencana batal bisa gaswatkan. Seiringnya waktu sambil tetap penasaran kenapa ngga ada promo padahal ticket udah dibeli haha (kerjaan yang sia-sia ya πŸ˜…)


eh entah lah yak mimpi apa tiba-tiba tante gw punya firasat kalo gw mau liburan padahal dia bukan cenayang πŸ˜₯ dia minta kalo anaknya ikut bisa ikut gw.. OMG!! Gaswat secara gw inget binggo kalau anaknya itu dulu kecil suka punduan gitu alias ngambekan. Karena tante gw berusaha mati mati ngerayu dan menyakinkan gw kalau anggepan gw salah dan akhirnya gw luluh juga

masih di Soeta.. si Krucil mau berangkat Kk

Hari-hari yang ditunggu pun datang tepatnya tanggal 12 September 2015 perjalanan pertama untuk si Krucil MtoM dan keponakan gw, kami berangkat ke negara singa itu. Memakan waktu tempuh 1,5 jam kami akhornya sampai disana. Saking happy mya mereka langsung sibuk ambil henpon sibum jeprat-jepret dan mencari wifi.. biasa anak abegeh mesti update biar dibilang kekininan nah kek gini neh aksi mereka 😁

aksi di changi

Berhubung kami sampai changi jam 01:25 dini hari, dan ini acara backpackeran jadi pilihan kami adalah bubu cantik di bandara selain irit penginapan dan irit ongkos taxi.. taukan harga ongkos taxi di luar negeri jauh lebih mahal jadi sebaiknya hindari selagi bisa πŸ˜†

Let's Go girl

Tanggal 13 September 2015 pukul 05:00 waktu Singapore kami siap2 meninggalkan changi. Let's the rock girls.. !! betapa excited nya mereka saat gw bilang nanti kita naik MRT haha.. turun eskalator terminal 3 changi sampai stasiun MRT Changi kami terlebih dahulu harus membeli ticket.
Namanya backpack pemula dengan rasa ingin tau yang menggebu-gebu, finally mereka mencobanya satu-persatu. Good girls.. kami membeli ticket MRT sekali jalan memang sih lebih irit ketika kita membeli ticket pass seperti one day pass, three day pass, weekly day pass buat 7 hari apalagi kalau kita beli EZ Link selain irit kita ngga perlu repot mesti antri lagi di depan mesin. Berhubungan kami hanya setengah hari di singapore maka pilihan kami hanya beli ticket sekali jalan selain itu  dapat di isi ulang kemabali untuk satu hari ini. Itinerary kami hari ini memang tidak banyak tempat yang akan kami kunjungi.

Berikut info itinerary kami secara ringkasπŸ˜‰

1. Handerson wave (Gratis) 

Rute ke Handerson Waves: changi naik MRT to Harbour fort naik Bus 131/145 dari Vivo ke Teluk blangah melewati Handerson way dan lampu merah kedua turun pas halte tempat tujuan sudah di depan mata.

permisi saya mau narciz... meonggg


Sebenarnya ini tempat pertama kali gw datangin juga πŸ˜„ walaupun gw udah berkali-kali ke negara ini. Agak telat ya boo.... okay perjuangan kami belum selesai sampai disini saja, kami mesti menaiki anak tangga yang begitu panjang dan menanjak akhirnya kami pun sampai juga di handerson waves tapi karena sesuatu dan lain hal (beban bawaan tepatnya! Maklum dari kami ada yang bawa sealium gambreng πŸ˜‚)

sekedar informasi tambahan saja bagi kalian yang ingin mendatangi tempat ini, sebenarnya ada rute tanpa kita menaiki bus 131/145 dari depan Vivo city. Jadi saat sampai di Harbour Fort lalu masuk ke arah Vivo ambil jalur exit Vivo kamu bisa ambil sebelah kiri sampai ketemu perapatan teluk blangah house residence atau kamu juga bisa menuju arah  samping Vivo ke arah pintu Giant ambil sebelah kiri  nanti ada perempatan tepat di perempatan tersebut ada residence Teluk Blangah House.. inti nya sih cari aja Teluk Blangah ini terus ikutin aja jalan setapak dan ikuti panah jalur jalan nanti kamu bakal ketemu handerson wave tersebut.

2. Bugis (Gratis)

Muter-muter Bugis..  foto kekinian  di street art Haji Lane yang lagi hits di Singapore, makan siang di Kampong Glam dengan suasana melayu dan Sholat di Mesjid Sultan.


Selesai sholat ternyata kami masih memiliki banyak waktu sebelum kami menuju Johor Bahru.. maklum liburan kali ini bermisi satu-dua pulau terlampaui 😎puas muter-muter di kampung melayu dan balik lagi ke mesjid sultan untuk sholat ashar sampai akhirnya kami meninggalkan singapore.

Pasti kalian kaget baca ini. Kenapa kami cuma setengah hari saja.. Tenang-tenang kami tidak bermaksud meninggalkan seutuhnya singapore atau mengakhiri liburan kami, ini baru awal cerita perjalanan kami mengexplore negara tetangga kita yang sudah cukup modern dan teratur ini. 



Sebenarnya kami akan melanjutkan ke Penang-Georgetown, Malaysia. Untuk mencapai kota ini kami harus menuju Johor Bahru terlebih dahulu.
Dari Bugis ke Johor Bahru kali ini kami tidak menggunakan MRT tetapi Bus Rapid. Ngga perlu jauh-jauh cukup berjalan kaki sekitar 15 menit dari bugis kita menuju terminal Victoria. Letak terminal ini sebenarnya di sebelah kiri jalan dari arah kampung melayu sekitaran Bugis street.

Rute Johor Bahru:
Terminal Victoria Street naik CW2 (Causeway Link no. 2 maksudnya) bayar 3,80 SGD nanti kita akan melewati 2 Imigrasi sekaligus yaitu Woodlans Imigrasi Singapore dan Sultan Bandar Imigrasi milik Malaysia.

Sampai di Woodlans bus yang kita tumpangi akan berhenti di depan imigrasi dimana para penumpang akan turun untuk melaporkan diri (keluar-masuk dari perbatasan Malaysia-Singapore) jangan lupa barang bawaan yang kita miliki juga dibawa. Setelah laporan selesai, cap keluar sudah bertengger di pasport kami perjalanan pun kami lanjutkan akan.

Oh ya ketika turun dari imigrasi dan menuju pemberhentian bus Woodlans lalu melihat bus yang tadi kita naiki tidak ada.. kamu tidak perlu khawatir kalau-kalau kamu bakal ditinggal bus 😊
Selama kamu masih menyimpan ticket bus pertama kali kita beli di terminal Victoria street kalian bisa menaiki semua bus tujuan Johor Bahru yang tersedia tapi kamu mesti pastiin terlebih dahulu operator bus nya yang penting sama.. 
Sebenarny bisa aja sih nail bus yang berbeda dengan tujuan sama.. tapi kamu bakal dikenakan biaya lagi ☺ Hal yang paling penting jangan pernah membuang ticket bus atau bukt ipembayaran apapun yang kita sudah bayat karena berguna sebagai bukti.

Setibanya di Imigrasi Sultan bandar, Malaysia kita akan melakukan proses yang sama seperti pertama kalinya kita tiba di Changi Airport 
Selesai laporan cap sudah nempel di pasport tujuan terakhir untuk hari ini adalah Terminal Larkin Johor Bahru. Terminal Larkin ini tidak beda jauh dengan Terminal Kampung Rambutan di Indonesia karena calo bertebaran dimana-mana yang membedakan hanya luas Terminal Larkin lebih kecil dibanding Terminal Kampung Rambutan di Indonesia πŸ˜ƒ

Jadi sebelum sampai ke terminal ini sebaiknya pastikan loket mana yang kita tuju minimal kita melakukan browsing terlebih dahulu. berhubung kami akan melanjutkan ke Pulau Pinang (Penang untuk penyebutan orang Indonesia pada umumnya) kami langsung menuju loket no. 9 operator bus milik Starqista.

Karena sebelumnya gw udah beli online di Indonesia jadi gw cukup membawa hasil print pembayaran untuk ditukarkan dengan ticket asli. Cukup mudah dan praktiskan caranya.. sebenarnya kalau kalian ingin go show juga bisa yang penting hindari calo karena harga yang didapat akan lebih mahal. 

Oh ya sebenarnya ada rahasia kecil haha bukan hanya gw ma si krucil adek dan sepupu gw yang lagi liburan juga, ceritanya ada teman gw yang akan menyusul tapi sayangnya teman gw ini baru berangkat dari Indonesia ke Singapore selisih satu hari. Dan akhirnya kita buat kesepakatan untuk bertemu di Terminal Larkin ini. Rute kami sih sebenarnya sangat berbeda mereka akan meneruskan perjalanan ke Kuala lumpur. 

Ternyata kami mendapatkan bus untuk pukul 19:30 waktu Malaysia sedangkan mereka baru berangkat jam 16:30 waktu Indonesia. perubahan terjadi begitu saja hahaπŸ˜„padahal jam keberangkatan yang gw beli pukul 22:00 karena rejeki anak sholeha gw dapat jam yang lebih cepat...

Semakin cepat bus maka semakin cepat juga kami sampai.. jadi bye bye kawan... see u next day in Singapore ya☺
Perjalanan pun dimulai..................... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar