Kamis, 17 September 2015

Puas satu hari Keliling Singapore... Libur telah usai



Penang, Melaka sudah kami jelajahi.. banyak yang menarik di Kota-kota tersebut. Terima kasih Allah. SWT atas nikmat Mu sehingga aku dan adik ku bisa menikmati segala ciptaan Mu. Ya.. Hari ini liburan kami telah usai. 

Tepat pukul 16:00 tanggal 15 September kami kembali ke negara Singa ini, seperti yang sebelumnya sudah gw ceritakan kalau ada teman gw yang akan menyusul gw kesini. 

Kebetulan kami akan satu penginapan yang sama. disaat perjalananan teman gw menghubungi gw kalau dia sudah sampai Singapore.. wow kaget banget sih gw dengarnya, kenapa dia bisa tiba secepat ini padahal mereka dari Kuala Lumpur. 
Okay next time gw ceritain kejadian apa yang membuat mereka cepat kembali ke Singapore hehe..๐Ÿ˜€๐Ÿ˜Š

Singkat cerita mereka belum bisa masuk ke Penginapan dikarenakan belum bisa Check-In, selain itu ada kejadian lain ternyata.. pembayaran kamar belum dilakukan ๐Ÿ˜จ๐Ÿ˜ฑ

Sebelumnya gw lah yang membooking penginapan ini dari salah satu website booking hotel. Gw pikir mereka sudah memotong pembayaran langsung dari kartu kredit yang gw submit ternyata kartu kredit tersebut hanya sebagai jaminan saja. 

Oh ya gw menginap di Traveller SG tepatnya berada di King Avenue's tidak jauh dari MRT Lavander. Finally saat kami sampai di penginapan tersebut gw tinggal mengurus pembayaran saja. dan ternyata teman gw sudah masuk kamar.. Alhamdulillah ngga di amuk masa๐Ÿ˜๐Ÿ˜Š

Masuk kamar dan eng-ing-eng mereka sudah menempati kasur satu persatu.. Agh dikarenakan kami datang terlambat finally kami kebagian menempati kasur paling atas..Pe er banget ngga sih mesti naik turun tangga dulu ๐Ÿ˜…

Teman gw ternyata sudah menghilang entah kemana.. ๐Ÿ˜ฎ Ya sudahlah kami langsung Mandi .. 
Yey akhirnya ketemu Kamar mandi dan kasur๐Ÿ˜‹

Setelah Mandi cantik, beberes dan istirahat kami langsung menuju Marina Way.. biasa si Krucil sudah tidak sabar ingin melihat Merlion, Patung Singa yang sedang muntah di tepi laut itu.. haha๐Ÿ˜€

Kebetulan kami memang ingin menikmati Singapore malam hari, kami memilih untuk berjalan kaki dari Kampong Glam Bugis..haha *Pasti kalian teriak denger nya kan.. ngga jauh koq namanya menikmati malam, paling-paling betis aja yang besar kek talas ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜ƒ

Finally.. kami sampai di Marina Way.. memang indah menikmati malam di Singapore disini. kami asiik berfoto-foto dari Marina Gallery lalu keliling Marina Sand Bay tapi kami ngga naik ke atas.. Mahal booo... 


Kek Di Hongkong ya.. haha

Dari Marina Sand Bay kami melewati Helix Bridge dan akhirnya sampai di Merlion.. Oh ya dari Helix Bridge kamu bisa melihat sirkuit F1 dan Lapangan bola mengapung yang sangat famous itu loh...
Malam ini Merlion cukup ramai dengan wisatawan dan patung Merlion malam ini pun sangat cantik dengan warna ilumination yang berwarna-warni.




Saat kami sampai di merlion ternyata pertunjukan Ochestra Marina Sand Bay di mulai.. 




Mendengarkan Ochestra sambil menikmati Ice cream Uncle yang terkenal di Singapore menambah nikmatnya suasana malam itu


Puas berkeliling kami pun kembali ke penginapan ternyata teman gw sudah berada di kamar. Sebelum kami meluruskan badan, kami saling bertukar cerita tentang perjalan yang sebelumnya kami sudah lalui.
cukup sudah untuk malam ini kami menikmati Singapore.. esok pagi kami pun masih mengexplore negara ini.

=============================================================================


Hmm.. hari ini hari terakhir kami di Singapore artinya Libur telah Usai dan kembali kenyataan dimana gw mesti kembali ke kantor dan si Krucil kembali ke Sekolah :)
Berhubung ini hari terakhir kami pun bangun agak siang.. sebenarnya sih puas-puasin di penginapan setelah beberapa hari ini kami tidur di bus Malam :D *Backpacker Irit..

Rute pagi hari ini sangat singkat, karena jam penerbangan gw kembali ke Indonesia pukul 13:00.. jadi setelah bangun, sarapan dan bersih bersih kami langsung ke Mustafa (Surganya Oleh-oleh Singapore)

puas berbalanja-belinji sampai kami hampir lupa waktu kalau kami hanya memiliki beberapa jam saja disini ๐Ÿ˜ Setelah dari Mustafa kami pun segera menuju ke daerah bugis kira-kira sekitar 15Menit kami tiba di Kampong Glam. 



Tujuan kami ke kampong Glam adalah Sarapan, Sebelum menikmati sarapan gw dan teman gw, kami menuju Haji Lane.. berhubung teman gw penasaran sekali dengan tempat ini jadi gw nganter dulu mereka kesana sedangkan si Krucil gw tinggal di restoran.


Ceritanya OOTD :D


Selesai berfoto-foto ria dan si krucil masih menikmati sarapan kesukaan mereka nasi sambal udang khas Kampong Glam, gw pun akhirnya menikmati menu favorit gw di restoran ini.. Mie Siam. Menu khas Singapore yang mempunyai rasa yang cukup unik. Memiliki rasa seperti Laksa yang bercampur dengan rasa toge goreng Bogor haha..menurut gw loh ya..  Kecut, asam gimana gitu ๐Ÿ˜„


mengingat waktu kami sangat sempit kami bergegas kembali ke penginapan dan menuju Bandara. ternyata sampai Bandara hal yang tidak kami duga-duga terjadi.. Yup, gw dan si Krucil ketinggalan pesawat.. Damn!

Kaget setelah dinyatakan "closing check-in" dan gw mesti mencari ticket baru lagi dengan harga murah bukan hanya itu saja yang gw takutkan, hal yang paling menakutkan adalah keberadaan gw disini.. karena sebelumnya gw isi "white card" hanya 2 hari tepat dihari ini. 

Dengan rasa panik gw langsung buru-buru menanyakan tentang permasalahan ini dengan teman kantor gw, berharap dia memiliki solusi untuk gw ๐Ÿ˜ฆberhubung dia juga pernah mengalami kejadian yang sama dengan gw saat ini..

OMG...Setelah gw menghubungi dia dan ternyata kasus yang kami alami berbeda! * Pengsaan...

Setelah akhirnya ticket kembali sudah ditangan. Tinggal permasalahan white card ini yang masih belum memiliki solusinya. 
Kebetulan gw bertemu dengan seorang Bapak-bapak asli Indonesia yang sedang transit di Changi karena beliau akan meneruskan perjalanan ke Aussie

Menurut beliau, gw disarankan untuk mendapatkan boarding pass terlebih dahulu jikalau gw mesti tidur di bandara gw akan lebih aman karena sudah memiliki boarding pass. Akhirnya gw ikuti saran beliau sampai di Loket maskapai yang akan gw naiki mereka memberikan informasi kalau gw belum bisa mendapatkan boarding pass, boarding pass baru akan didapat setelah check-in sedangkan maskapai ini tidak memiliki early check-in. Lalu gw disarankan menayakan kebagian pusat informasi.

Agak kesal karena mereka tidak memberikan solusi.. dan gw pun semakin panik, akhirnya gw mendatangi ke bagian pusat informasi, gw disarankan untuk menghubungi bagian pengurusan "white card" dan saat gw hubungi ternyata jam kerja meraka sudah tutup.

Semakin panik. Alhamdulillah nya pikiran gw masih sedikit stabil.. gw inget kalo ternyata gw punya teman yang bekerja di KBRI Singapore atas informasi dan jaminan dari dia setelah dia memberikan alasan yang tepat dan masuk akal, gw akhirnya berani mengambil keputusan untuk keluar dari bandara dan menginap kembali di "luar"sana.

Alasan dari teman gw dan beberapa teman yang tinggal disana adalah karena pasport yang kita miliki berhak menetap atau tinggal selama 30 hari di Singapore. Bermodal alasan ini dan still yakin.. insha allah kamu ngga bakal di deportasi.
Jadi bagi kamu yang mengalami hal yang sama dengan saya so.. ngga usah panik. Tetapi memang sebaiknya sih kamu menghubungi petugas pengurusan "White card" ini.

Untuk menghubunginya dapat kamu lihat dibagian belakang potongan kartu form imigrasi yang kita terima dari petugas imigrasi saat masuk Singapore.

Singkat cerita.. Finally gw nginep lagi satu hari di Backpacker Hostel daerah Bugis.. 
mungkin aja ini yang terbaik buat kami.. Yaa, itung.. itung menambah satu hari liburan ๐Ÿ˜„๐Ÿ˜†

Dan keesokan harinya kami kembali pulang dengan selamat di Indonesia negara kami tercintah :)





Selasa, 15 September 2015

Empat Jam mengelilingi Melaka

Pukul 04:30 tanggal 15 September 2015 kami tiba di Melaka. Dag dig dug der plus excited kami akhirnya berhasil sampai di Melaka.. 
Yey! tempat  baru ini, tempat pertama kalinya kami kunjungi. Atmosfer tempat ini sangat berbeda dengan Penang, mungkin karena Penang salah satu kota yang cukup besar dan dekat dengan perbatasan Thailand. 
Agak sedikit bingung untuk mendeskripsikan tempat ini. ๐Ÿ˜…

Mengapa kami memilih Melaka sebagai kota tujuan akhir perjalanan kami untuk menjelajahi Malaysia ini, hanya satu alasan yang membuat kami tertarik kesini. 
Ya.. Bangunan merah yang sangat Heritage.. ! sedikit classic memang untuk alasan ini.๐Ÿ˜Ž

Sebelum kami menjelajahi tempat tersebut sebenarnya agak sedikit ragu dengan terminal tempat kami berhenti ini karena jujur saja saya lupa browsing nama terminal untuk menuju Bangunan merah tersebut. 

Dengan insting yang cukup besar dan kenyakinan yang kami miliki tentunya.. kami melanjutkan perjalanan ini dan si krucil hanya mengikuti gw tanpa ragu kalau gw bisa sewaktu-waktu membawa mereka nyasar ๐Ÿ˜†.. *kalau nyasar gagal jadi Guide neh :D 

Dengan bertanya dengan seorang petugas yang ada diterminal dan setelah kami merasa yakin, kami menuju terminal bus kota tepat berada di depan terminal antar propinsi dan negara. 

Sayangnya terminal domestik (Kota) ini belum buka. Jam buka terminal ini pada Pukul 06:00 Pagi cukup teratur ya untuk ukuran fasilitas Publik ini.

Karena waktu yang kami miliki cukup banyak sambil menunggu bus tiba, jadi waktu yang kami miliki, digunakan untuk "bersih-bersih" maklum kami kan belum mandi sejak kami meninggalkan Singapore haha... *Rahasia terbongkar ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜„

Walau kami belum mandi tapi kami tetap "bersih" koq.. ๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜„
ala-ala koboi gitu taukan.. cukup dengan cuci muka, sikat gigi dan bersih-bersih yang lainnya serta mengganti pakaian.. jadi saat kalian berada disamping kami ngga perlu khawatir bau-bau tak sedap tidak akan terhendus ๐Ÿ˜๐Ÿ˜€

Setelah pukul 06:00 terminal bus domestik (kota) pun dibuka kami segera menuju lorong bus Rapid no. 17 tujuan Bangunan Merah, tepat perkiraan kami akhirnya kami mendapatkan bus pertama. ternyata jarak antara terminal dengan bangunan merah cukup dekat hanya sekitar 25 menit berkendara.




Tiba di Bangunan Merah hal yang terpikiran hanya satu.. Wow.. Keren! sumpah itu keren banget, dimana semua bangunan di dominasi dengan warna merah. selain itu sangat kental sekali suasana penjajahan Inggris dimasa itu. 


Victoria Peak

bangunan merah


Tidak jauh dari sana tepat disebrang sungai melaka terdapat daerah pecinan bernama Jonker street, pusat kehidupan para wisatawan berada di Melaka.
bukan hanya penginapan, restoran dan cafe-cafe pun banyak di tempat ini. Selain itu Melaka River pun memiliki street art yang cukup banyak. Oh ya..sungai yang menjadikan penghubung antara bangunan merah dengan Jonker Street ini dijadikan sebagai tempat wisata loh..

Jujur ya sebenarnya sungai yang ada di Indonesia jauh lebih bagus dari sungai Melaka, tetapi hanya saja sungai yang kita miliki tidak dikelola dengan baik oleh pemerintah maupun kurangnya kesadaran kita untuk menjaga kebersihan sungai.

Sungai Melaka ini dapat menjadi daya tarik wisatawan. Setiap malam hari kamu bisa menikmati sungai ini sambil menyantap makan malam yang ada Melaka River Cruise.. kerenkan! ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜





salah satu tempat penuh street art di pinggir sungai Melaka


Sayang sekali saat kami datang masih terlalu pagi sehingga kami tidak dapat menikmati suasana Jonker street saat itu. Merasa sudah cukup puas mengelilingi Bangunan merah, dan Jonker street kami pun mencari tempat makan halal disekitar daerah tersebut.. 

Ya memang waktu sudah menunjukan jam sarapan jadi kami mesti mengisi amunisi terlebih dahulu. Tidak jauh dari bangunan merah sekitar 200M terdapat restoran selera medan, insha allah restoran ini halal karena pemilik restoran disini rata-rata muslim.

cukup 5RM bisa menikmati ikan asam pedas khas Melaka


Perut pun sudah terisi dengan kenyang dan kami siap menghabiskan hari ini untuk kembali ke Negara awal kami pertama kali tiba..

Sebenarnya kami akan pulang ke Singapore nah sebelum kami mengakhiri pertualangan kami. kami mampir dulu ke salah satu toko Souvenir khas Melaka, sayangkan jauh-jauh kesini ngga beli buah tangan untuk teman atau keluarga tercinta di Indonesia. 

Harga oleh-oleh di Melaka relatif lebih murah dibanding Penang ataupun Kuala lumpur kisaran 5-10RM kamu sudah mendapatkan buah tangan tetapi sayangnya tidak banyak pilihan atau karena kami belum menelusuri lebih dalam kota bersejarah ini...๐Ÿ˜…

Next time gw akan menjelajahi kota ini lebih dalam lagi.. :)
Oh ya total perjalanan kami di Melaka hanya 4 Jam saja loh.. nah bagi kamu yang hanya sekedar singgah dan tidak memiliki banyak waktu ngga perlu khawatir.. kamu pasti bisa mengelilingi tempat menarik di Melaka seperti daerah Bangunan merah seperti yang saya lakukan..

Kami pun kembali ke Terminal, sesampai disana kami langsung menuju loket karena dari hasil browsing yang kami lakukan bus untuk rute Singapore terakhir hanya sampai pukul 13:00. Tanpa perlu berpikir banyak kami langsung membeli ticket tersebut. 

Setelah ticket sudah ditangan hanya menunggu 25 menit bus kami pun datang dan siap menelusuri jalan yang panjang. 
Ya.. kami mesti kembali ke negara tersebut dikarenakan ticket pulang kami dari Negara "Singa" ini. 

Jarak antara Melaka dan Singapore dapat ditempuh sekitar 5Jam tanpa macet. memang waktu yang tidak sebentar tetapi lumayan untuk meluruskan kaki dan badan selama didalam bus ๐Ÿ˜€


Senin, 14 September 2015

Welcome Pulau Pinang! Asiknya Keliling Penang satu hari


Alhamdulillah tak terasa 8 jam perjalanan sudah kami lalui, tepatnya tanggal 14 September pukul 03:40 pagi kami tiba di Butterworth Penang. 

Tujuan kami sebenarnya bukan penang seutuhnya tetapi pulau pinang yaitu Georgetown. Setibanya di depan pelabuhan ternyata loket tersebut belum buka. Loket dibuka pada pukul 05:00 pagi. 

Berhubung kami masih memiliki waktu yang banyak akhirnya kami mengisi amunisi terlebih dahulu, maklum untuk urusan perut tidak dapat di tunda-tunda ๐Ÿ˜†

Setelah sekian lama kami menunggu akhirnya loket pun dibuka.. Untuk menaiki ferry kita akan dikenakan biaya sebesar 1,20 RM. Bagi kalian yang tidak memiliki uang recehan tidak perlu khawatir karena di loket tersebut menyedikan tukaran, jadi sangat membantu ya ☺

menunggu antrian setibanya di Jetty claw Georgetown


Welcome Georgetown

Hanya berselang 30 menit menyebrang, kami telah tiba di Jetty Claw. Sambil berjalan menelusuri Jetty Claw ini, gw langsung cek itinerary the flash yang sudah gw buat sebelumnya.. dan ternyata tujuan pertama kami adalah Penang Hill. 

Berhubung Jetty claw ini sudah terintegrasi langsunh dengan terminal bus jadi kami tidak perlu repot jauh-jauh berjalan.

Untuk mencapai Penang Hill ini, kita bisa menaiki Bus Rapid no. 204, bus ini juga akan melewati tempat wisata lainnya seperti Kek Lok Si Temple .
Oh ya.. cukup dengan membayar 2.40 RM saja dengan memakan waktu 40 menit kami sampai di Penang Hill.๐Ÿ˜†

Tulisan Bukit Bendera terpampang cukup jelas dn besar didepan mata kami, menandakan bahwa kami sudah sampai di tujuan.. Alhamdulillah! 

Ternyata kami adalah pengunjung pertama di Penang Hill ini. Loket saja belum buka, petugas pun masih bersiap-siap. Menunggu sekitar 30 menit sangat berguna bagi kami karena kami memanfaatkannya dengan "membersihkan diri" terlebih dahulu, dengan mengganti pakaian.. maklumlah karena sebelumnya kami belum bertemu dengan penginapan ๐Ÿ˜„

Saat kami selesai melakukan aksi "bersih-bersih" loket pun sudah buka, pas bangetkan..๐Ÿ˜‰ 
Jadi ngga perlu menunggu lama kami langsung beli ticket masuk seharga 30RM (return) untuk foreign.

berkabut (antara masih pagi banget ditambah kabut kiriman dari negara kita tercinta)

Setelah kami memiliki ticket masuk tidak lama pengunjung lain pun berdatangan banyak sekali rombongan anak sekolah datang kesini. 
Ngomong-ngomong untuk mencapai puncak Penang Hill ini kami akan menggunakan train yang sudah disediakanTrain ini train tercantik yang pernah saya naiki.

Jujur sebenarnya ini bukan kunjungan pertama saya ke Penang Hill, ini ketiga kali nya saya berkunjung. Berhubung tempat ini sudah membuat si krucil sangat penasaran, jadi terpaksa tempat ini gw pilih lagi sebagai destination liburan kali ini.

Sesampai di atas mereka sangat sibuk berfoto-foto ria... ๐Ÿ˜Ž
Sedangkan Gw.. cukup menjaga tas mereka aja maklum gw kan kakak sayang adek ๐Ÿ˜œ

entah kenapa dinamakan Bukit Bendera?


Sudah 2 Jam kami menghabiskan waktu di Penang Hill kami pun melanjutkan tujuan berikutnya.. Kek Lok Si Temple! 

Untuk menuju Kek Lok Si Temple dapat menaiki Bus Rapid yang sama. Setelah itu kami turun di pertigaan Pasar tidak jauh dari Penang Hill sayangnya tidak ada informasi nama pemberhentian tersebut.

Cukup jalan sekitar 20 menit dari pemberhentian bus yang gw maksud tadi.. kami sampai di Kek Lok Si Temple dengan keringat yang bercucuran ๐Ÿ˜ƒ
Bukan karena kami di kejar-kejar gukguk ya keringat kami bercucuran tetapi karena rute yang menanjak ditambah lagi daypack yang kami bawa...
Lngsung deh berasa langsing seketika *ngarep.com ๐Ÿ˜Ž

Kek Lok Si Temple


Cukup 1:30 jam kami berkeliling, kami pun akhirnya melanjutkan perjalanan berikutnya. Lihat itinerary ternyata masih ada beberapa tempat yang mesti gw dan si Krucil mesti kunjungi antara lain street art Lebuh Chulia-Armenian, Penang Trick Eyes Muzeum dan Gurney center pusat jajanan pulau pinang hahaha..

Omg... apakah kami sampai ke tempat yang sudah kami rencanakan? Haha
Gw sih hanya berharap selebihnya Allah.SWT yang menentukan.. nothing to lose ๐Ÿ˜Š

Kalau pun gagal mengunjungi tempat-tempat yang sudah kami tentukan artinya akan ada waktu dilain hari ๐Ÿ˜Š Selain itu kami juga memang tidak berencana untuk menginap disini ๐Ÿ˜ƒ

Dari Kek Lok Si Temple tujuan berikutnya adalah tempat kekinian yang sedang populer di Georgetown. Street art Lebuh Chulia dan Armenian. Dengan seribu langkah dan tenaga kuda akhirnya kami sampai.

salah satu yang menarik di Chulia
yang paling terkenal di Armenian


Bukan hanya jalan yang di gambar-gambar bagus seperti di atas.. tetapi banyak sekali toko souvenir yang berjejer. Selain itu untuk masalah perut ngga perlu khawatir karena banyak sekali cafe-cafe unik disini. Mau minum ice cream kelapa khas Penang misalnya kita ngga perlu jauh-jauh ke kampung nelayan yang ada disekitar Claw Jetty. Tetapi jika memang kita memiliki banyak waktu sebaiknya berkunjunglah ke tempat asal ice cream kelapa tersebut ๐Ÿ˜€



Setelah asikkk mengumpulkan foto-foto ala photografer kami melanjutkan perjalanan ke Komtar untuk mencari ticket bus untuk salah satu destination kota lainnya di Malaysia. Dengan terburu buru kami menggunakan Rute the flash untung saja Komtar tidak jauh dari Armenian.

Sekedar informasi Komtar ini adalah Mall yang terhubung dengan Terminal bus antar propinsi dan negara. Memang banyak sekali bangunan yang terintegrasi disini. Beda sekali dengan di Indonesia☺ atau saya saja yang belum menemukan ini di negara kita.

Ticket bus akhirnya sudah ditangan dengan harga 45RM untuk satu orang, daypack kami pun sudah kami titipkan di agen Bis.
Maka kami bisa melanjutkan perjalanan yang sedikit tertunda ini. 

Karena berhubung tadi kami sudah sangat terburu-buru dan menguras tenaga yang cukup besar akhirnya cacing-cacing yang ada di perut kami melakukan demo besar-besaran. ๐Ÿ˜ƒUntung saja dari depan komtar ada sebuah warung makan, dari kejauhan menu yang disediakan sepertinya tidak asing lagi dimata dan telinga kami. Sampai di warung makan tersebut benar saja pemilik warung makan ini orang Indonesia. 

Insha allah menu yang disediakan Halal toyiban tanpa ragu-ragu kami melahap menu yang sudah kami ambil sesuai selera kami. Perut kenyang, otak sudah mulai bisa berpikir kembali dan darah dikaki mulai mengalir dengan sempurna maka kami lanjutkan kembali perjalanan berikutnya.

Jalan kembali ke Komtar tunggu sebentar Bus Rapid No. 201 yang kami tunggu pun muncul segera kami menaiki bus tersebut tidak lama hanya sekitar 15 menit kami turun didepan halte City Hall Georgetown yang berada persis disebelah kiri dan bersebelahan dengan SIGI University. 

Ya tujuan kami tidak lain adalah Penang Trick eyes museum.. berhubung waktu yang kami miliki hanya sekitar 30 Menit saja sebelum museum tersebut tutup, kami pun berlarian dan segera masuk ke tempat tersebut. Dengan membayar seharga 15RM kami bisa menikmati indahnya Art 3D yang ada disana.





Oh ya.. tempat wisata ini buka dari pukul 09:00-17:00 saja loh jadi kalau ingin menikmati tempat ini tanpa terburu-buru sebaiknya pagi hari sudah sampai disini. 
Kebetulan sih waktu kami disana tempat ini tidak cukup ramai dengan wisatawan lainnya jadi kami bisa mengexpresikan diri sepuasnya. kebetulan lagi kami didampingi oleh petugas Penang Trick Eyes museum ini dan hasilnya foto-foto kami seperti benar-benar nyata.. Thanks ya bro!

Tuntas misi kami di Penang Trick eyes museum ini kami langsung menuju tempat terakhir yaitu Toko oleh-oleh Coffee tree yang menyediakan kopi-kopi khas penang. yang paling saya suka adalah Penang White Coffee Original milik Coffee tree. Jadi jika kamu berkunjung kesini sebaiknya jangan lupa untuk membeli oleh-oleh ini.. recomended banget pokoknya..! *sumpah ngga iklan koq.. haha

Lokasi tempat yang saya tuju berada di Gurney memang cukup jauh dari Georgetown sekitar 45 Menit berkendara. Dari halte City hall kami memberhentikan bus Rapid No. 303. 
Setelah mencari toko oleh-oleh ini dan setelah sampai disana ternyata saya sangat kecewa karena toko tersebut sudah tutup.
salah prediksi sih gw... hiks.. hiks!

Untung saja kami tidak kehabisan akal, kebetulan lagi kami masih memiliki banyak waktu sebelum kami meninggalkan kota ini untuk berpindah ke kota lain.

Yup...Gurney Hawcker Center pusat jajanan terbesar di pulau ini..cukup menarik kan! Gurney Hawcker Center ini berada tidak jauh dari toko Coffee Tree sampai disana benar saja mata kami dimanjakan dengan berbagai makanan khas penang ..Hmm.. semua mau kami makan rasanya haha๐Ÿ˜†

Akhirnya kami mampir disalah satu kedai, untuk menikmati ice teh tarik penang maklum haus banget karena sudah berjalan dan berlarian seharian haha ๐Ÿ˜„
setelah tenggorokan lega kami menikmati Rojak Pasembur.. (Rojak=Rujak untuk bahasa Indonesia) 

Rojak ini sangat berbeda dengan yang ada di indonesia, Rojak yang terdiri dari olahan seafood seperti sosis seafood ditambah dengan mentimun dan kacang sangrai setelah itu disiram dengan Saos Khas nya..
Kira-kira seperti inilah hasil penampakan Rojak Pasembur khas penang ini.. *Cekidot!



Perut sudah kenyang kami pun kembali ke Komtar. Karena bus kami akan segera tiba untuk membawa kami menjelajahi tempat yang indah lainnya di negara ini. Sekitar 30 Menit menunggu setibanya di Komtar, bus kami pun akhirnya datang.. 

Ya.. alhamdulillah bus yang kami tumpangi ini sangat nyaman untuk berisitrahat. Tepat pada pukul 21:30 bus kami melaju dengan cepat.. 

Terima kasih Georgetown sudah membuat kami mengukir cerita indah selama perjalanan ini. semoga ditahun-tahun berikutnya kami dapat mengunjungi ke kota ini.

Sabtu, 12 September 2015

Liburan pertama keluar negeri.. Singapore!! I'm coming

Haiiiii semua.... udah lama ya gw ngga corat coret blog ini, seharusnya tulisan ini sudah selesai dan bisa dibaca tapi berhubung gw sibuk jadi baru sekarang deh blog ini pantas dibaca hahaha *gaya ceritanya ๐Ÿ˜‰

Beberapa bulan yang lalu gw dan adek gw berlibur ke negara tetangga. Itu.. tuh yang punya patung singa sambil muntahin air haha...
Yup patung Merlion namanya patung yang berada persis di Esplanade sekitar muteran Marina *semoga ngga terlalu latepost binggo.. Aamiin :P

Tepatnya dibulan September, ceritanya bulan tersebut bulan yang sakral buat hidup gw. ngga usah dibahas ya kenapa bulan september itu jadi bulan sakral next time deh bahasnya ngga apa-apa ya๐Ÿ˜†

Saat lima bulan terakhir sebelum bulan sakral itu gw mencari tempat mana yang bisa gw jadikan sebagai tempat "pelarian" yang pas, pelarian yang dimaksud bukan kabur loh ya haha

Sambil searching tiket pastinya, akhirnya gw memantapkan diri, pelarian gw saat ini untuk ke negara tetangga aja ngga jauh-jauh dan gw ingin pelarian ini ditemani dengan keluarga tercinta.. bingungkan kalian ini pelarian atau gimana? Sama saya juga ๐Ÿ˜‚
Ya sebenarnya sih gw mau quality time sama si krucil MtoM adek bungsu gw, kebetulan juga mereka belum pernah merasakan backpacker ke luar negeri jadi ini saat yang pas menurut gw.

Setelah mendapatkan tanggal dan harga ticket yang pas (sayang ngga dapat harga promosi..Tetap ya harga promosi yang diharapkan hihi) akhirnya kami langsung membookingnya takut harga semakin mahal dan rencana batal bisa gaswatkan. Seiringnya waktu sambil tetap penasaran kenapa ngga ada promo padahal ticket udah dibeli haha (kerjaan yang sia-sia ya ๐Ÿ˜…)


eh entah lah yak mimpi apa tiba-tiba tante gw punya firasat kalo gw mau liburan padahal dia bukan cenayang ๐Ÿ˜ฅ dia minta kalo anaknya ikut bisa ikut gw.. OMG!! Gaswat secara gw inget binggo kalau anaknya itu dulu kecil suka punduan gitu alias ngambekan. Karena tante gw berusaha mati mati ngerayu dan menyakinkan gw kalau anggepan gw salah dan akhirnya gw luluh juga

masih di Soeta.. si Krucil mau berangkat Kk

Hari-hari yang ditunggu pun datang tepatnya tanggal 12 September 2015 perjalanan pertama untuk si Krucil MtoM dan keponakan gw, kami berangkat ke negara singa itu. Memakan waktu tempuh 1,5 jam kami akhornya sampai disana. Saking happy mya mereka langsung sibuk ambil henpon sibum jeprat-jepret dan mencari wifi.. biasa anak abegeh mesti update biar dibilang kekininan nah kek gini neh aksi mereka ๐Ÿ˜

aksi di changi

Berhubung kami sampai changi jam 01:25 dini hari, dan ini acara backpackeran jadi pilihan kami adalah bubu cantik di bandara selain irit penginapan dan irit ongkos taxi.. taukan harga ongkos taxi di luar negeri jauh lebih mahal jadi sebaiknya hindari selagi bisa ๐Ÿ˜†

Let's Go girl

Tanggal 13 September 2015 pukul 05:00 waktu Singapore kami siap2 meninggalkan changi. Let's the rock girls.. !! betapa excited nya mereka saat gw bilang nanti kita naik MRT haha.. turun eskalator terminal 3 changi sampai stasiun MRT Changi kami terlebih dahulu harus membeli ticket.
Namanya backpack pemula dengan rasa ingin tau yang menggebu-gebu, finally mereka mencobanya satu-persatu. Good girls.. kami membeli ticket MRT sekali jalan memang sih lebih irit ketika kita membeli ticket pass seperti one day pass, three day pass, weekly day pass buat 7 hari apalagi kalau kita beli EZ Link selain irit kita ngga perlu repot mesti antri lagi di depan mesin. Berhubungan kami hanya setengah hari di singapore maka pilihan kami hanya beli ticket sekali jalan selain itu  dapat di isi ulang kemabali untuk satu hari ini. Itinerary kami hari ini memang tidak banyak tempat yang akan kami kunjungi.

Berikut info itinerary kami secara ringkas๐Ÿ˜‰

1. Handerson wave (Gratis) 

Rute ke Handerson Waves: changi naik MRT to Harbour fort naik Bus 131/145 dari Vivo ke Teluk blangah melewati Handerson way dan lampu merah kedua turun pas halte tempat tujuan sudah di depan mata.

permisi saya mau narciz... meonggg


Sebenarnya ini tempat pertama kali gw datangin juga ๐Ÿ˜„ walaupun gw udah berkali-kali ke negara ini. Agak telat ya boo.... okay perjuangan kami belum selesai sampai disini saja, kami mesti menaiki anak tangga yang begitu panjang dan menanjak akhirnya kami pun sampai juga di handerson waves tapi karena sesuatu dan lain hal (beban bawaan tepatnya! Maklum dari kami ada yang bawa sealium gambreng ๐Ÿ˜‚)

sekedar informasi tambahan saja bagi kalian yang ingin mendatangi tempat ini, sebenarnya ada rute tanpa kita menaiki bus 131/145 dari depan Vivo city. Jadi saat sampai di Harbour Fort lalu masuk ke arah Vivo ambil jalur exit Vivo kamu bisa ambil sebelah kiri sampai ketemu perapatan teluk blangah house residence atau kamu juga bisa menuju arah  samping Vivo ke arah pintu Giant ambil sebelah kiri  nanti ada perempatan tepat di perempatan tersebut ada residence Teluk Blangah House.. inti nya sih cari aja Teluk Blangah ini terus ikutin aja jalan setapak dan ikuti panah jalur jalan nanti kamu bakal ketemu handerson wave tersebut.

2. Bugis (Gratis)

Muter-muter Bugis..  foto kekinian  di street art Haji Lane yang lagi hits di Singapore, makan siang di Kampong Glam dengan suasana melayu dan Sholat di Mesjid Sultan.


Selesai sholat ternyata kami masih memiliki banyak waktu sebelum kami menuju Johor Bahru.. maklum liburan kali ini bermisi satu-dua pulau terlampaui ๐Ÿ˜Žpuas muter-muter di kampung melayu dan balik lagi ke mesjid sultan untuk sholat ashar sampai akhirnya kami meninggalkan singapore.

Pasti kalian kaget baca ini. Kenapa kami cuma setengah hari saja.. Tenang-tenang kami tidak bermaksud meninggalkan seutuhnya singapore atau mengakhiri liburan kami, ini baru awal cerita perjalanan kami mengexplore negara tetangga kita yang sudah cukup modern dan teratur ini. 



Sebenarnya kami akan melanjutkan ke Penang-Georgetown, Malaysia. Untuk mencapai kota ini kami harus menuju Johor Bahru terlebih dahulu.
Dari Bugis ke Johor Bahru kali ini kami tidak menggunakan MRT tetapi Bus Rapid. Ngga perlu jauh-jauh cukup berjalan kaki sekitar 15 menit dari bugis kita menuju terminal Victoria. Letak terminal ini sebenarnya di sebelah kiri jalan dari arah kampung melayu sekitaran Bugis street.

Rute Johor Bahru:
Terminal Victoria Street naik CW2 (Causeway Link no. 2 maksudnya) bayar 3,80 SGD nanti kita akan melewati 2 Imigrasi sekaligus yaitu Woodlans Imigrasi Singapore dan Sultan Bandar Imigrasi milik Malaysia.

Sampai di Woodlans bus yang kita tumpangi akan berhenti di depan imigrasi dimana para penumpang akan turun untuk melaporkan diri (keluar-masuk dari perbatasan Malaysia-Singapore) jangan lupa barang bawaan yang kita miliki juga dibawa. Setelah laporan selesai, cap keluar sudah bertengger di pasport kami perjalanan pun kami lanjutkan akan.

Oh ya ketika turun dari imigrasi dan menuju pemberhentian bus Woodlans lalu melihat bus yang tadi kita naiki tidak ada.. kamu tidak perlu khawatir kalau-kalau kamu bakal ditinggal bus ๐Ÿ˜Š
Selama kamu masih menyimpan ticket bus pertama kali kita beli di terminal Victoria street kalian bisa menaiki semua bus tujuan Johor Bahru yang tersedia tapi kamu mesti pastiin terlebih dahulu operator bus nya yang penting sama.. 
Sebenarny bisa aja sih nail bus yang berbeda dengan tujuan sama.. tapi kamu bakal dikenakan biaya lagi ☺ Hal yang paling penting jangan pernah membuang ticket bus atau bukt ipembayaran apapun yang kita sudah bayat karena berguna sebagai bukti.

Setibanya di Imigrasi Sultan bandar, Malaysia kita akan melakukan proses yang sama seperti pertama kalinya kita tiba di Changi Airport 
Selesai laporan cap sudah nempel di pasport tujuan terakhir untuk hari ini adalah Terminal Larkin Johor Bahru. Terminal Larkin ini tidak beda jauh dengan Terminal Kampung Rambutan di Indonesia karena calo bertebaran dimana-mana yang membedakan hanya luas Terminal Larkin lebih kecil dibanding Terminal Kampung Rambutan di Indonesia ๐Ÿ˜ƒ

Jadi sebelum sampai ke terminal ini sebaiknya pastikan loket mana yang kita tuju minimal kita melakukan browsing terlebih dahulu. berhubung kami akan melanjutkan ke Pulau Pinang (Penang untuk penyebutan orang Indonesia pada umumnya) kami langsung menuju loket no. 9 operator bus milik Starqista.

Karena sebelumnya gw udah beli online di Indonesia jadi gw cukup membawa hasil print pembayaran untuk ditukarkan dengan ticket asli. Cukup mudah dan praktiskan caranya.. sebenarnya kalau kalian ingin go show juga bisa yang penting hindari calo karena harga yang didapat akan lebih mahal. 

Oh ya sebenarnya ada rahasia kecil haha bukan hanya gw ma si krucil adek dan sepupu gw yang lagi liburan juga, ceritanya ada teman gw yang akan menyusul tapi sayangnya teman gw ini baru berangkat dari Indonesia ke Singapore selisih satu hari. Dan akhirnya kita buat kesepakatan untuk bertemu di Terminal Larkin ini. Rute kami sih sebenarnya sangat berbeda mereka akan meneruskan perjalanan ke Kuala lumpur. 

Ternyata kami mendapatkan bus untuk pukul 19:30 waktu Malaysia sedangkan mereka baru berangkat jam 16:30 waktu Indonesia. perubahan terjadi begitu saja haha๐Ÿ˜„padahal jam keberangkatan yang gw beli pukul 22:00 karena rejeki anak sholeha gw dapat jam yang lebih cepat...

Semakin cepat bus maka semakin cepat juga kami sampai.. jadi bye bye kawan... see u next day in Singapore ya☺
Perjalanan pun dimulai.....................