Minggu, 03 Januari 2016

Satu hari full keliling Osaka dan Kyoto - Autumn Series in Jepang

Jepang...!! Ya, ampun hanya menghitung hari saja. Oh ya, Liburan kali ini gw ber-empat dengan senior gw dikantor..

Setelah proses pembuatan visa selesai pada tanggal 24 September lalu. Itinerary sudah fix, Map pun sudah di cetak serta vacation list sudah siap. 

Selain itu fisik pun sudah kami siapkan supaya kami tidak terganggu dengan penyakit flu dll, secara bulan keberangkatan kami ini sedang memasuki musim dingin di Jepang.



Akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba... tanggal 11 November 2015 lalu kami berangkat ke Jepang dengan menggunakan salah satu pesawat low cost dari bandara Soekarno-Hatta. Pesawat yang kami naiki akan transit terlebih dahulu di Kuala Lumpur sebelum terbang lanjutan ke Kansai-Osaka.

Pukul 14:30 waktu bagian Indonesia akhirnya pesawat pun lepas landas ke Kuala Lumpur tepatnya KLIA 2 waktu yang di tempuh hampir sekitar 2 Jam dari Indonesia. Sesampainya KLIA 2 kami menuju hotel transit yang ada disana, kebetulan hotel ini milik maskapai yang kami naiki.

Kenapa kami membooking hotel ini dikarenakan jam terbang lanjutan kami pukul 01:00 waktu Malaysia.. sebenarnya bisa saja kami tidak membooking hotel tersebut dan menunggu di Bandara, hanya saja ini bisa membuat mati gaya dan merusak isi dompet jadi pertimbangan gw lebih baik istirahat sebelum melakukan perjalanan yang panjang.

Kami menginap di Tune Hotel KLIA2 sedikit review untuk hotel ini: jalan menuju hotel ini agak sedikit jauh dan "mojok" jadi mesti banyak bertanya jika baru pertama kesini.

Kamar hotel ini sangat simple tapi kamu ngga perlu khawatir untuk urusan perut karena di samping Hotel ini masih satu lingkungan dengan hotel terdapat 7 eleven.. Jadi agak sedikit aman lah ya bagi yang gampang laper seperti gw haha.. 😜

Pukul 22:00 kami check-out dari Hotel, memang sih masih ada sekitar 3 jam lagi kami akan lepas landas, lagian kami takut terlambat dan ketinggalan pesawat jadi kami cepat -cepat cus ke bandara.. berhubung kami juga mesti melewati proses imigrasi dan pengecekan lainnya belum lagi jarak gate yang cukup jauh.. Pe er ya! haha πŸ˜†

Selesai urusan pengecekan dan cap keluar Malaysia sudah menempel di Pasport, tidak lama pesawat yang kami tunggu pun sudah siap untuk lepas landas..
Bismillah.. semoga perjalanan kami lancar dan selamat sampai disana.. Aamiin! 

Lima jam Perjalanan di dalam pesawat itu rasanya sesuatu banget.. Mati gaya belum lagi pegel binggo keknya udah berbagai gaya duduk gw coba.. Haha πŸ˜ƒπŸ˜„

Kebayang gimana ya rasanya yang pergi ke eropa.. haha! tapi untungnya saja pesawat-pesawat yang mengantarkan orang-orang tersebut ke benua itu menggunakan pesawat yang nyaman.. πŸ˜‚

========================================================================

Akhirnya pesawat kami pun sampai dengan selamat di bandara Kansai-Osaka.. selesai sudah mati gaya didalam pesawat yang gw rasain tadi.. hahaπŸ˜‚

Hmm.. saat gw menginjakan kaki di Kansai campur aduk yang gw rasakan saat itu dari rasa senang, sedih karena gembira pokoknya kek nano-nano deh hahaha.. Kek mimpi tapi nyata kalau gw sekarang ada di Jepang! 

Andaikan orang-orang itu ngga ada yang bisa melihat gw.. mungkin gw udah jingkrak-jingkrak layaknya anak kecil yang baru aja dibeliin boneka baru sama orang tuanya.. *khayalan tingkat dewa πŸ˜„

Alhamdulillah... terima kasih ya Allah.SWT akhirnya gw bisa mengukir cerita dari negara ini πŸ˜‡




Let's Rock'in Girls!


Buka list Itinerary yang sudah gw buat sebelumnya.. memastikan rute yang mana gw dan teman-teman mesti lewati... 
Yey.. buat yang pertama kali di jepang seperti gw ini pasti mengalami sedikit kebingungan saat berada di stasiun. Secara stasiun di Jepang ini besar banget dan banyak sekali mesin yang berjajar, belum lagi jalur menuju kereta nya..😨

salah satu mesin yang berada di stasiun JR di kansai


Sampai di stasiun persis berada di bandara Kansai ini hal pertama yang gw lakukan adalah bertanya hahaha πŸ˜…πŸ˜ƒ

Sedikit muter-muter karena orang jepang ini tidak terlalu paham dengan bahasa inggris, Akhirnya kami pun sukses membeli ticket untuk menuju ke Tennoji.


Ngomong-ngomong soal kereta, kereta di jepang ini hebat sekali. Selain karena kereta nya yang supet canggih dan modern tetapi perusahaan kereta jepang ini tidak melakukan monopoli. Jadi ada beberapa perusahaan kereta di Jepang.



Pemberhentian pertama kami di Jepang dengan menggunakan kereta adalah stasiun Tennoji, Yup.. karena destination pertama kami adalah Osaka castle. untuk menuju tempat wisata ini kami mesti naik kereta JR dari Kansai ke Tennoji setelah itu nyambung kembali dengan kereta lokal lain.




Dengan membawa daypack kami berhasil sampai di Osaka Castle. Pada awalnya kami sempat hopeless dan tidak terlalu senang saat tiba di Osaka Castle ini. Penyebabnya karena pintu masuk dengan objeknya yang di tuju cukup jauh.. πŸ˜–πŸ˜
berhubung semangat kami masih sangat besar akhirnya kami pun sampai di depan Osaka Castle 😎😍
Osaka Castle ini adalah salah satu Landmark Osaka yang memiliki nilai sejarah yang tinggi, landmark ini tepat berada di tengah-tengah kota Osaka.


Puas berfoto-foto ternyata di Osaka Castle park ini memiliki banyak food truck yang menyajikan jajanan khas Osaka seperti Takoyaki serta ice cream matcha.. ini dia yang kami nantikan menikmati takoyaki langsung di negaranya.. haha πŸ˜†


Harga satu porsi untuk Takoyaki di Osaka Castle park ini sebesar 500JPY untuk isian 8 Biji. Sumpah takoyaki disini lebih berasa selain itu untuk ukurannya besar-besar belum lagi potongan octopus yang besar disetiap takoyaki.. Slurrppp...πŸ˜‹πŸ˜ pasti kalian ngiler deh 😁


Oh ya jajanan yang paling sering kita jumpai di jepang ini adalah ice cream.. 
Sepertinya musim apapun ice cream ini akan tetap laku.. hebat kan *tiba-tiba pengen jadi penjual ice cream di Jepang kali aja bisa jadi konglomerat haha.. πŸ˜‚

Salah satu toko ice cream yang menurut gw paling enak selama gw di Jepang.. 
Ya.. disini inilah.. depan Osaka  castle berada di area osaka castle Park hanya dengan 300JPY saja kita bisa menikmati ice cream limited edition rasa Mactha *tulisannya begitu yang dipampang πŸ˜€


Puas menikmati Landmark ini.. dan belum puas rasanya menikmati Takoyaki dan Ice Cream Matcha lagi.. tetapi kami mesti menuju tempat lainnya mengingat waktu yang kami miliki tidak banyak.

Rute menuju Osaka:

09:31-10:24 JR Kansai  Airport Rapid Service turun Tennoji (Arrival Track No. 18
Beli Osaka one days Eco Card (subway)
10:31-10:34 Osaka city subway tanimachi Line turun Tanimachikyuchome

Berbekal foto-foto Autumn yang ada di mbah Google akhirnya gw panasaran dengan Minoo.. Yup, rute kali ini adalah Minoo Park. Lokasi nya yang berada tepat di pinggir kota Osaka alias di desa.
Minoo park salah satu  tempat terbaik untuk menikmati Autumn di Jepang menurut gw loh..

foto dari Mbah Google.

Setelah kami turun-naik kereta akhirnya kami sampai di Minoo..! 
Wow.. sumpah desa ini keren banget bukan karena bersihnya, kalau soal bersih Jepang memang juaranya.
Sekedar informasi bagi kamu yang membuang sampah sembarangan siap-siap denda akan melayang langsung ke dirimu.. haha. Jadi guys mohon buanglah sampah pada tempatnya..!
Suasana yang fresh dan sejuk tanpa adanya polusi, selain itu banyaknya toko souvenir dan toko-toko makanan serta restoran rumahan yang berjejer menambah nikmatnya desa ini.



Selesai berfoto-foto serta selesai sholat kami lanjut berjalan menelusuri Minoo park ini sambil cuci mata tentunya, melihat-lihat selintas toko souvenir yang kami lewati kali-kali aja ada yang tertarik di mata kami.. πŸ˜€

Ngomong-ngomong soal sholat, untuk fasilitas tempat sholat di negara Jepang ini memang belum banyak kita jumpai.. tidak sama dengan negara asia yang sebelumnya pernah gw kunjungi seperti Singapore, Malaysia dan Thailand mungkin ketiga negara ini sudah lebih banyak penduduk dan wisatawan muslimnya..

Jika ingin sholat kamu ngga perlu khawatir, kamu bisa menggunakan fasilitas terbuka seperti taman.. mereka pun tidak melarangnya karena toleransi agama di negara ini menurut gw cukup tinggi.πŸ‘

Kami pun kembali ke Stasiun Umeda dari Minoo... rute selanjutnya berpindah ke Kyoto. salah satu kota wisata lainnya yang terdekat dengan Osaka.

Rute menuju Minoo park:

12:20-12:30 Osaka city subway tanimachi Line for Dainichi turun Higashiumeda (line 4)
Jalan kaki 10 Menit Ke Umeda (Hankyu)
12:40-12:55 Hankyu Takarazuka line exp for Takarazuka turun Ishibashi (Osaka) Line 2
13:00-13:06 Hankyu Minoo Line for Minoo turun Minoo (Line 5)

Setengah hari di Osaka, setengah hari di Kyoto.. begitulah ceritanya. Setelah kami sudah berkeliling Osaka walau kami hanya bisa mengunjungi dua tempat wisata saja tetapi kami cukup puas karena misi Completed... Haha πŸ˜€


Kyoto... i'm coming!!

Destination di Kyoto yang akan kami kunjungi adalah Fushimi Inari, sebelumnya berangkat gw sudah survei dan menganalisa terlebih dahulu tempat-tempat ini.. ditambah lagi informasi dari beberapa teman yang sudah berkunjung sebelumnya ke Jepang.

"pesan mereka cuma satu jangan terlalu muluk untuk bisa mendatangi semua tempat di Jepang.." benar aja Guys.. !! ternyata dari satu tempat ke tempat lain ini membutuhkan perjuangan yang cukup berat. Jarak yang di tempuh tidak tanggung-tanggung berkilo-kilo meters πŸ˜€πŸ˜

Kenapa kami memilih Fushimi-Inari tidak Arashiyama alesannya singkat banget karena Fushimi inari ngga ada di Indonesia kalau Arashiyama "banyak".
Yup..Arashiyama adalah tempat wisata hutan bambu di Kyoto... jadi kami tidak begitu tertarik untuk melihat Bambu πŸ˜†πŸ˜ƒ


Sayangnya ketika kami sampai di Fushimi inari sudah gelap padahal saat kami datang masih pukul 17:30 sore.. 
Yup saat musim dingin di Jepang, membuat Matahari terbit sebentar saja.. jadi lebih dari pukul 17:00 di Jepang akan gelap gulita.

Yang terpenting kami sudah menginjakkan kaki disini hanya dengan 45 menit saja. Ngga lupa kami mengabadikan foto-foto sebelum kembali ke Stasiun Kyoto.

Sampai di Stasiun Kyoto perut kami akhirnya berbunyi seperti lonceng bel sekolah.. lupa ternyata dari awal sampai di jepang kami belum mengisi perut sama sekali dengan makanan berat.. hanya camilan saja.

Berbekal aplikasi Halal trip akhirnya kami menemukan salah satu resto halal yang ada disekitar stasiun. Mengikuti petunjuk map yang ada di aplikasi tersebut dan berjalan cukup jauh menurut kami.. sampai-sampai kami hampir hopeless karena restoran ini belum juga kami temukan.

memang rejeki anak soleha tidak kemana.. akhirnya restoran ini berhasil kami temukan.. yey!!

Semua ini berkat mata teman gw yang sangat tajam.. setajam mata elang hahaπŸ˜€
saat masuk kami disambut oleh seorang pelayan wanita..dan ternyata dia orang Indonesia. 

Wow.. hebat ya! hanya berbekal suka dengan bahasa asing (Jepang) dia datang ke negara ini dan sekarang bekerja sebagai pelayan Restoran..

Restoran ini bernama Ayam-ya spesialis ramen halal di Kyoto, pemilik restoran ini adalah orang jepang yang sudah mualaf. fasilitas di restoran ini cukup nyaman dan bagus bukan hanya menyediakan  makanan yang akan disantap oleh pengunjung nya saja tetapi kita bisa melakukan kewajiban kita menunaikan sholat.

Mushollah yang ada pada restoran ini terdapat dua bagian yaitu mushollah untuk Pria dan Wanita, di dalam mushollah ini sudah dilengkapi dengan tempat wudhu.



Cukup lama kami disini.. sambil menikmati makanan yang sudah kami pesan kami pun asik mendengarkan cerita dari saudara senegara kita ini. 
Eh bukan cuma ngobrol kami pun melakukan aksi "Bersih-bersih" mumpung kami masih memiliki waktu haha..πŸ˜€

Hampir sekitar 3 jam kami berada di restoran itu. Akhirnya kami  kembali ke stasiun takut-takut kami tertinggal bus malam, bus yang akan membawa kami berpindah ke propinsi lain di Jepang.
Bus Malam yang kami tunggu adalah Willer Bus.

Tempat lain yang akan kami kunjungi di Jepang setelah Kyoto dan Osaka adalah Kawaguchiko. Dimana gunung Fuji tersebut berada.

Mengapa kami memilih bus malam untuk menuju Kawaguchiko. Karena bus ini sangat membantu para backpacker seperti kami, bukan hanya sekedar irit penginapan tetapi juga irit biaya transportasi kebetulan kami memang tidak mengunakan JR Pass. 

Biaya mengeliling Osaka-Kyoto dalam satu hari ini  hanya sebesar 10, 710 JPY. biaya ini sudah termasuk biaya makan, jajan serta biaya transportasi.

Sabtu, 02 Januari 2016

Cara Pembuatan Visa Jepang... Gud Luck Guys!

Setelah 4 bulan gw berhasil puasa dari jajanan maupun puasa belanja-belinji dan sekalian bayar utang puasa lebih jelasnya haha.. πŸ˜‰ tabungan pun akhirnya terkumpul!
first to say "Alhamdulillah" waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba yaitu pengajuan visa..Yipiiii!
Wew sebenarnya bikin deg deg ser gitu sih kek orang lagi di "tembak" calon pacar πŸ˜‚

Akhirnya dokumen-dokumen yang perlukan sudah tertata rapi dengan lengkap. 
Btw busway berikut bocoran dokumen yang diperlukan untuk pengajuan visa Jepang.

1. Pasport, ini yang paling penting. Maksimal masa berlaku Pasport adalah 6 bln sebelum perjalanan tapi sebaiknya kurang dari 6 bulan kita sudah mesti urus.
2. Pasfoto terbaru (Ukuran 4,5x 4,5cm di ambil 6 terakhir sebelum keberangkatan, tanpa latar dan ngga di edit ya)
3. Fotocopi KTP 
4. Surat keterangan kerja minimal dari manager lo :) (biar pasti klo kita bukan mau ngegembel disana)
kalau untuk pelajar harus memiliki surat keretangan belajar atau kartu pelajar.
5. Formulir permohonan masuk (http://www.id.emb-japan.go.jp/application2.pdf)
6. Tiket pulang pergi minimal tanda booking pesawat pulang pergi dari travel
7. Jadwal perjalanan, Buat sesimple mungkin  (http://www.id.emb-japan.go.jp/vish_itnr.doc)
8. Lembaran Booking-an penginapan
9. Fotocopi KK (kartu Kelurga)
10. Rekening Koran 3 bulan terakhir, kalau di Bank Mandiri untuk cetak ini dikenakan biaya 2500 per lembar
11. Surat Referensi dari Bank, ini sih keknya untuk memastikan aja kalo kita ngga pernah bermasalah dengan urusan perbankan. untuk pengajuan surat referensi bank akan dikenakan biaya sebesar Rp. 50rb 

jangan lupa untuk no 2-11 sebaiknya di susun rapih sebelum diserahkan ke loket :)

lebih lengkapnya bisa cek di http://www.id.emb-japan.go.jp/visa_7.html

Dokumen untuk Visa

Jika semua dokumen sudah rapih.. cus deh ke kedutaaan jepang, pastikan pengajuan sesuai Regionalnya berhubungan gw di Regional Jakarta maka gw langsung menuju JL. MH Thamrin kira-kira 100Meter dari Grand Indonesia sejejeran gitu.

Ini pengalaman pertama gw menginjakkan Kaki di kedutaan 😊
Dengan semangat yang menggebu-gebu sampai di depan gerbang gw langsung menuju antrian.

Pastikan antri sesuai dengan line nya, lalu satu persatu masuk kedalam. Ketika penjaga sudah menginjinkan kita masuk, kita mesti menukarkan kartu identitas yang kita miliki dengan kartu visitor.

cukup dengan mengikuti prosedur yang ada dan ngga usah takut kalau kita bingung tanya saja dengan petugasnya *seperti pepatah malu bertanya sesat dijalan haha 😊

Btw jangan lupa ambil nomor antrian, disana ada dua tombol. Nah kita ambil sebelah kiri dari pintu masuk (permohonan visa). Tunggu nomor antrian yang kita miliki dipanggil oleh mesin IVR, jika sudah dipanggil langsung deh datangi loket petugas nya 😁

Untuk pembayaran tidak langsung dibayarkan didepan muka, proses pembayaran akan dilakukan ketika Visa kita sudah disetujui oleh pihak kedutaan jepang yaitu di waktu pengambilan. 
Biaya pembuatan visa dikenakan sebesar Rp 320rb (September 2015)


Bukti pengajuan dan pengambilan Visa


Rentan waktu pengambilan Visa untuk pasport hanya Tiga hari kerja terhitung dari tanggal pengajuan sedangkan untuk E-pasport hanya Dua hari kerja terhitung dari tanggal pengajuan juga.

Oh ya.. sekedar informasi untuk E-paspor tetap mengajukan Visa ya.. hanya saja prosesnya berbeda dengan Pasport lama. Untuk E-Pasport tidak diperlukan dokumen-dokumen seperti informasi yang gw berikan diatas.

Cukup download form Visa Waiver setelah itu bawa kedutaan jangan lupa E-pasport nya juga dibawa ya guys.. tunggu deh ☺

Soal biaya untuk visa E-pasport tidak dikenakan biaya apapun alias gratis.. cukup mudah bukan kan πŸ˜‰

Jadi kamu ngga perlu pake calo, apalagi untuk pertama kalinya.. sesekali berurusan dengan pihak birokrasi bisa menjadi pengalaman menarik dalam hidup kamu loh.. 😊
Ya, Kecuali jika memang kamu ngga punya banyak waktu untuk mengurus ini.

Setelah Tiga Hari kerja.. gw kembali ke kedutaan sambil menunggu nomor antrian di panggil.. 
perbanyaklah doa supaya visa yang kita ajukan terkabul.. hahaha πŸ˜†

Akhirnya nomor antrian gw pun dipanggil sampai didepan loket, petugas hanya berkata Rp 320rb.
Mendengar kata-kata itu gw langsung senyum-senyum sendiri πŸ˜ΆπŸ˜‰ karena artinya visa yang gw telah ajukan telah disetujui oleh kedutaaan .... Alhamdulillah 😊

Semoga sedikit informasi ini dapat membantu kamu yang sedang membuat Visa Jepang.. ☺


Ganbetta!

Jumat, 01 Januari 2016

Liburan ke Jepang..! Wait me Please.....

Kata Jepang..! hal apa yang pertama kali terlintas pada pikiran kalian tentang negara ini coba deskripsikan.. 😊

Kalau gw denger kata Jepang yang terlintas pertama kali, dipikiran gw adalah salah satu negara yang pernah menjajah negeri kita tercinta ini (Indonesia), Negara yang canggih, Negara modern dan serba Maju, Negara yang banyak menciptakan robot, Negara yang banyak kartun keren-keren, Negara yang punya empat musim, Negara yang punya gunung tertinggi dan salju abadi seperti puncak jayawijaya. Pokoknya segudang deskripsi tentang negara Matahari terbit ini.


Ngambil foto di Mbah Google


Jujur dari kecil gw ngga pernah mengkhayal untuk mengelilingi dunia.
Jangankan mengelilingi.. Bayangiin aja gw ngga berani. πŸ˜…

Setelah gw berani menjelajahi satu persatu daerah yang ada di Indonesia dan negara tetangga yang sebelumnya pernah gw datangi, akhirnya gw berani untuk memimpikan bagaimana kehidupan diluar sana misalnya saja.. Jepang! 
Apa karena seiringnya waktu dan bertambahnya kedewasaan gw.. hahaha *kek nya ngga ada hubungannya ya πŸ˜„πŸ˜

Singkat cerita.. gw dan teman gw Cherry pernah melakukan hiking ke Tahura (Bandung), tiba-tiba saat kami mengunjungi Goa Jepang yang ada di Tahura seketika kami berucap dan saling menanyakan bagimana sih suasana negara yang pernah menjajah negara kita ini? mau ngga sih lo kesana.. jawab kami ternyata sama "Iya.. penasaran juga"

Waktu pun akhirnya berlalu dan ucapan itu hanya sekedar impian kami, malah kami hampir lupa tentang ucapan ini ☺

Pada bulan April 2015 tahun lalu, tiba-tiba senior gw dikantor subuh-subuh whatsapp gw. entah angin apa dia ngajak gw liburan ke Eropa.. 😲
Eropa boo... Jauh binggo, berapa miles yang perlu di tempuh hingga sampai sana? Dan ngga tau juga di bagian bumi sebelah mananya tu benua haha.. πŸ˜ƒ

Bukan cuma itu alasan yang buat gw lebih tercengang tapi berapa duit yang mesti gw keluarin untuk kesana hahaha.. gilingan! πŸ˜…
secara pohon duit pun gw ngga punya, belum lagi soal gaji yang pas-pasan hanya karena ditambah nikmat bersyukur aja gw ngga semaput *gw rasa ini agak lebay πŸ˜†

Lagian memang eropa belum pernah terlintas sama sekali di otak gw 😁
sebenarnya gw punya rencana untuk mengelilingi Thailand yang belum pernah gw jelajahi seperti ChangMai serta salah satu negara tetangganya Vietnam. 

Dan rencana ini sebelumnya pernah gw rencanakan disekitar bulan September tapi berhubung berubah haluan, maka jadwal bulan September gw jadikan sebagai jadwal gw berQuality time with Krucil (adek gw si kembar).. jadi batal lah rencana ini.

Hmm.. nah gw infoin deh rencana ini ke senior gw tetapi ternyata dia ngga terlalu tertarik dengan negara yang pengen sambangi ini.

Dengan tetap merayu gw untuk ke Eropa, finally Jepang pun terlintas di Otak gw spontan aja gw bilang di aplikasi chat tersebut "mending ke Jepang dibanding ke Eropa". Alesan gw sih simple ongkos yang ngga terlalu mahal lagian sekarang semakin banyak promo ticket dari beberapa maskapai ke negara tersebut. Selain itu besarnya tukeran rupiah ke mata uang Eropa (Euro atau Pondsterling) sedangkan untuk mata uang Jepang (Yen) ngga terlalu besar nilai mata uangnya. 
Dan ternyata dia setuju atas ide gw.. hahaha *sekarang gw yang kalang kabut karena mesti nabung keras πŸ˜‚

Selesai mikir sana sini akhirnya gw juga menyetujui ide yang gw cetuskan sendiri *Komit neh ceritanya.. haha

Waktu pun akhirnya ditentukan, setelah itu mulai lah gw menghunting ticket pesawat murce dan mulai mencari informasi terkait negara yang akan gw tuju tentunya sambil menyusun itinerary serta melengkapi dokumen yang diperlukan untuk pembuatan visa.

Hal yang terpenting untuk mendapatkan ticket promo murah adalah rajin searching dan bersabar kalau saja tidak sabar bisa-bisa ticket yang kita anggap murah ternyata tidak murah.. gawatkan!  

Jujur agak-agak ragu sih awalnya untuk liburan ke negara ini, karena negara ini butuh Visa sebelum kita dapat berkunjung kesini.

Gw takut aja kalau-kalau pengajuan visa gw ngga disetujui, tapi dari beberapa informasi hasil gw browsing banyak yang mengatakan bahwa salah satu syarat visa dapat disetujui jika sudah memiliki beberapa cap di pasport.. *agak rancu ya boo.. infonyaπŸ˜€

Karena hasil pertimbangkan informasi ini, gw agak sedikit berani.. *langsung itung jumlah cap di pasport haha πŸ˜€
Walau sebenarnya sebagian hati kecil gw berkata tidak yakin tentang informasi ini..

Selain itu ada juga yang memberikan informasi kalau yang menentukan itu adalah besarnya tabungan yang kita miliki.
OMG...😰😲 kalau memang yang menentukan adalah besarnya tabungan maka gw mesti mati-matian menabung.πŸ˜₯

Sebenarnya ada solusi untuk permasalahan visa ini yaitu dengan membuat E-paspor masalah dapat teratasi. Karena saat ini bagi pemilik E-paspor sudah bebas visa kalau ngga salah sudah berlaku sejak Januari 2015... *Maafkan jika info yang gw denger salah..

Berhubungan saya orangnya "sayangan" dan berjiwa backpacker irit untuk biaya extra untuk pengurusan dokumen yang memang bukan sebagai hal priority.. maksudnya ada solusi lain. Jadi saya tetap bertekad untuk menggunakan pasport lama.. *karena menurut saya mending uangnya buat dipakai belanja oleh-oleh hahaha..πŸ˜‚

Kembali ke Masalah ticket, dengan rasa sabar yang berlebih akhirnya doa anak soleha pun terkabul. Dimana salah satu maskapai low cost milik negara tetangga mengeluarkan promonya. Yey ticket pun akhirnya gw dapatkan dengan harga sekitar 1400 JPY tujuan ke Kansai dan 1500JPY dari Haneda
saat itu 1 JPY=Rp. 115 
Rute yang gw inginkan sedikit anti mainstream dimana biasanya orang dari tokyo terlebih dahulu baru ke daerah terjauh Kyoto atau Osaka tapi rute yang gw buat ini dari Kansai (Osaka) terlebih dahulu baru pulang dari Tokyo-Haneda ke Indonesia.

Setelah ticket sudah ditangan, gw melakukan pengambilan pasfoto untuk visa, dari beberapa informasi bloger yang gw baca sebelumnya.. bahwa pasfoto untuk pembuatan visa harus di cetak sebelum 6 bulan perjalanan dimulai.

Sempet sih ada pertanyaan dari hati gw kenapa mesti 6 bulan sebelum perjalanan pasfoto ini diambil, memangnya kira-kira bakal ketahuan ya kalau kita akan bertambah cantik atau jelek saat itu..πŸ˜†πŸ˜ƒ

Karena ini sudah aturan yang ditetapkan.. ya udah gw ikutin aja daripada visa gw ngga di approve.. hihi

Untuk urusan pasfoto visa, lo bisa datang ke adorama tinggal bilang ke petugasnya "Mas/Mbak saya mau foto untuk visa jepang.. langsung deh kita digiring ke ruangan jeprat-jepret tunggu 30menit , selesai deh.. 

Oy, harga pembuatan pasfoto visa jepang di Adorama-Cikajang dikenakan biaya 60rb rupiah kita sudah dapat 4 foto yang dicetak dengan ukuran yang sudah di tetapkan dari kedutaan jepang tentunya plus CD lumayan lah ya..

Ticket sudah.. pasfoto visa sudah.. saat nya menabung. Berbicara soal nabung ini hal yang paling penting dan paling sulit, tabungan bukan cuma untuk keperluan pengajuan visa saja tetapi untuk kelangsungan hidup kita selama disana. πŸ˜•πŸ˜’

Oh ya ngomong-ngomong soal rekening tabungan banyak neh yang bertanya berapa sih uang yang harus kita miliki di rekening kita?

Jawabnya gampang, sudah sangat jelas sekali untuk kehidupan 1 hari di Jepang memerlukan biaya sebesar 1 Juta Rupiah jadi kalau kita menetap selama 5 hari maka 5 Juta yang kita perlukan.. lebih dari itu sih lebih bagus intinya kita harus memberikan informasi yang jelas bahwa kita ngga bakal jadi gembel selama disana. :)