Jumat, 01 Januari 2016

Liburan ke Jepang..! Wait me Please.....

Kata Jepang..! hal apa yang pertama kali terlintas pada pikiran kalian tentang negara ini coba deskripsikan.. 😊

Kalau gw denger kata Jepang yang terlintas pertama kali, dipikiran gw adalah salah satu negara yang pernah menjajah negeri kita tercinta ini (Indonesia), Negara yang canggih, Negara modern dan serba Maju, Negara yang banyak menciptakan robot, Negara yang banyak kartun keren-keren, Negara yang punya empat musim, Negara yang punya gunung tertinggi dan salju abadi seperti puncak jayawijaya. Pokoknya segudang deskripsi tentang negara Matahari terbit ini.


Ngambil foto di Mbah Google


Jujur dari kecil gw ngga pernah mengkhayal untuk mengelilingi dunia.
Jangankan mengelilingi.. Bayangiin aja gw ngga berani. πŸ˜…

Setelah gw berani menjelajahi satu persatu daerah yang ada di Indonesia dan negara tetangga yang sebelumnya pernah gw datangi, akhirnya gw berani untuk memimpikan bagaimana kehidupan diluar sana misalnya saja.. Jepang! 
Apa karena seiringnya waktu dan bertambahnya kedewasaan gw.. hahaha *kek nya ngga ada hubungannya ya πŸ˜„πŸ˜

Singkat cerita.. gw dan teman gw Cherry pernah melakukan hiking ke Tahura (Bandung), tiba-tiba saat kami mengunjungi Goa Jepang yang ada di Tahura seketika kami berucap dan saling menanyakan bagimana sih suasana negara yang pernah menjajah negara kita ini? mau ngga sih lo kesana.. jawab kami ternyata sama "Iya.. penasaran juga"

Waktu pun akhirnya berlalu dan ucapan itu hanya sekedar impian kami, malah kami hampir lupa tentang ucapan ini ☺

Pada bulan April 2015 tahun lalu, tiba-tiba senior gw dikantor subuh-subuh whatsapp gw. entah angin apa dia ngajak gw liburan ke Eropa.. 😲
Eropa boo... Jauh binggo, berapa miles yang perlu di tempuh hingga sampai sana? Dan ngga tau juga di bagian bumi sebelah mananya tu benua haha.. πŸ˜ƒ

Bukan cuma itu alasan yang buat gw lebih tercengang tapi berapa duit yang mesti gw keluarin untuk kesana hahaha.. gilingan! πŸ˜…
secara pohon duit pun gw ngga punya, belum lagi soal gaji yang pas-pasan hanya karena ditambah nikmat bersyukur aja gw ngga semaput *gw rasa ini agak lebay πŸ˜†

Lagian memang eropa belum pernah terlintas sama sekali di otak gw 😁
sebenarnya gw punya rencana untuk mengelilingi Thailand yang belum pernah gw jelajahi seperti ChangMai serta salah satu negara tetangganya Vietnam. 

Dan rencana ini sebelumnya pernah gw rencanakan disekitar bulan September tapi berhubung berubah haluan, maka jadwal bulan September gw jadikan sebagai jadwal gw berQuality time with Krucil (adek gw si kembar).. jadi batal lah rencana ini.

Hmm.. nah gw infoin deh rencana ini ke senior gw tetapi ternyata dia ngga terlalu tertarik dengan negara yang pengen sambangi ini.

Dengan tetap merayu gw untuk ke Eropa, finally Jepang pun terlintas di Otak gw spontan aja gw bilang di aplikasi chat tersebut "mending ke Jepang dibanding ke Eropa". Alesan gw sih simple ongkos yang ngga terlalu mahal lagian sekarang semakin banyak promo ticket dari beberapa maskapai ke negara tersebut. Selain itu besarnya tukeran rupiah ke mata uang Eropa (Euro atau Pondsterling) sedangkan untuk mata uang Jepang (Yen) ngga terlalu besar nilai mata uangnya. 
Dan ternyata dia setuju atas ide gw.. hahaha *sekarang gw yang kalang kabut karena mesti nabung keras πŸ˜‚

Selesai mikir sana sini akhirnya gw juga menyetujui ide yang gw cetuskan sendiri *Komit neh ceritanya.. haha

Waktu pun akhirnya ditentukan, setelah itu mulai lah gw menghunting ticket pesawat murce dan mulai mencari informasi terkait negara yang akan gw tuju tentunya sambil menyusun itinerary serta melengkapi dokumen yang diperlukan untuk pembuatan visa.

Hal yang terpenting untuk mendapatkan ticket promo murah adalah rajin searching dan bersabar kalau saja tidak sabar bisa-bisa ticket yang kita anggap murah ternyata tidak murah.. gawatkan!  

Jujur agak-agak ragu sih awalnya untuk liburan ke negara ini, karena negara ini butuh Visa sebelum kita dapat berkunjung kesini.

Gw takut aja kalau-kalau pengajuan visa gw ngga disetujui, tapi dari beberapa informasi hasil gw browsing banyak yang mengatakan bahwa salah satu syarat visa dapat disetujui jika sudah memiliki beberapa cap di pasport.. *agak rancu ya boo.. infonyaπŸ˜€

Karena hasil pertimbangkan informasi ini, gw agak sedikit berani.. *langsung itung jumlah cap di pasport haha πŸ˜€
Walau sebenarnya sebagian hati kecil gw berkata tidak yakin tentang informasi ini..

Selain itu ada juga yang memberikan informasi kalau yang menentukan itu adalah besarnya tabungan yang kita miliki.
OMG...😰😲 kalau memang yang menentukan adalah besarnya tabungan maka gw mesti mati-matian menabung.πŸ˜₯

Sebenarnya ada solusi untuk permasalahan visa ini yaitu dengan membuat E-paspor masalah dapat teratasi. Karena saat ini bagi pemilik E-paspor sudah bebas visa kalau ngga salah sudah berlaku sejak Januari 2015... *Maafkan jika info yang gw denger salah..

Berhubungan saya orangnya "sayangan" dan berjiwa backpacker irit untuk biaya extra untuk pengurusan dokumen yang memang bukan sebagai hal priority.. maksudnya ada solusi lain. Jadi saya tetap bertekad untuk menggunakan pasport lama.. *karena menurut saya mending uangnya buat dipakai belanja oleh-oleh hahaha..πŸ˜‚

Kembali ke Masalah ticket, dengan rasa sabar yang berlebih akhirnya doa anak soleha pun terkabul. Dimana salah satu maskapai low cost milik negara tetangga mengeluarkan promonya. Yey ticket pun akhirnya gw dapatkan dengan harga sekitar 1400 JPY tujuan ke Kansai dan 1500JPY dari Haneda
saat itu 1 JPY=Rp. 115 
Rute yang gw inginkan sedikit anti mainstream dimana biasanya orang dari tokyo terlebih dahulu baru ke daerah terjauh Kyoto atau Osaka tapi rute yang gw buat ini dari Kansai (Osaka) terlebih dahulu baru pulang dari Tokyo-Haneda ke Indonesia.

Setelah ticket sudah ditangan, gw melakukan pengambilan pasfoto untuk visa, dari beberapa informasi bloger yang gw baca sebelumnya.. bahwa pasfoto untuk pembuatan visa harus di cetak sebelum 6 bulan perjalanan dimulai.

Sempet sih ada pertanyaan dari hati gw kenapa mesti 6 bulan sebelum perjalanan pasfoto ini diambil, memangnya kira-kira bakal ketahuan ya kalau kita akan bertambah cantik atau jelek saat itu..πŸ˜†πŸ˜ƒ

Karena ini sudah aturan yang ditetapkan.. ya udah gw ikutin aja daripada visa gw ngga di approve.. hihi

Untuk urusan pasfoto visa, lo bisa datang ke adorama tinggal bilang ke petugasnya "Mas/Mbak saya mau foto untuk visa jepang.. langsung deh kita digiring ke ruangan jeprat-jepret tunggu 30menit , selesai deh.. 

Oy, harga pembuatan pasfoto visa jepang di Adorama-Cikajang dikenakan biaya 60rb rupiah kita sudah dapat 4 foto yang dicetak dengan ukuran yang sudah di tetapkan dari kedutaan jepang tentunya plus CD lumayan lah ya..

Ticket sudah.. pasfoto visa sudah.. saat nya menabung. Berbicara soal nabung ini hal yang paling penting dan paling sulit, tabungan bukan cuma untuk keperluan pengajuan visa saja tetapi untuk kelangsungan hidup kita selama disana. πŸ˜•πŸ˜’

Oh ya ngomong-ngomong soal rekening tabungan banyak neh yang bertanya berapa sih uang yang harus kita miliki di rekening kita?

Jawabnya gampang, sudah sangat jelas sekali untuk kehidupan 1 hari di Jepang memerlukan biaya sebesar 1 Juta Rupiah jadi kalau kita menetap selama 5 hari maka 5 Juta yang kita perlukan.. lebih dari itu sih lebih bagus intinya kita harus memberikan informasi yang jelas bahwa kita ngga bakal jadi gembel selama disana. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar